Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

Aksi Saling Dorong Warnai Proses Pembongkaran Lapak PKL

Aksi Saling Dorong Warnai Proses Pembongkaran Lapak PKL Keterangan foto : Pedagang bersitegang dengan petugas Satpol PP saat proses pembongkaran lapak PKL di Alun-Alun Bondowoso. (Foto : Friska Kalia)

 

BONDOWOSO, PENA NUSANTARA  – Aksi saling dorong mewarnai proses pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima di Alun – alun Bondowoso yang hendak dilakukan oleh petugas Satuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Aksi yang dihadang oleh puluhan PKL ini sempat memanas karena petugas tetap memaksa melakukan proses pembongkaran, meski PKL menolak. Proses ini melibatkan puluhan Satpol PP dibantu anggota TNI dan Polisi, menyusul menyusul tak diindahkannya surat peringatan yang telah dilayangkan sebanyak tiga kali.

Pantauan dilokasi pembongkaran, PKL bersikukuh menolak untuk dipindah ke lokasi baru yang telah disiapkan Pemkab Bondowoso. Para PKL yang terdiri dari laki – laki dan perempuan, berontak saat para petugas mengangkut barang – barang dan merobohkan kanopi tempat mereka biasa berjualan.

“Jangan disentuh itu pak! Coba bayangkan bagaimana jika ini menimpa saudara anda? Jangan ada yang dibongkar! Semua minggir, pergi!,” teriak para PKL kepada petugas Satpol PP.

Beberapa PKL bahkan nekat menerobos barisan petugas yang melakukan pembongkaran. Mereka meminta petugas menghentikan segala proses pembongkaran agar tak terjadi tindakan anarkis.

Kepala Satpol PP Bondowoso, Arias Agung mengatakan, areal alun – alun harus segera dikosongkan karena akan ada pembongkaran kanopi. Meski menghormati keputusan para pedagang yang enggan dipindah, Satpol PP Bondowoso tetap harus melakukan pembongkaran sesuai Perbup Nomor 55 dan 56 tentang Penataan Alun – alun dan PKL.

 “Saya sudah instruksikan ke anak buah saya agar tidak tindakan fisik atau anarkis hari ini. Tapi yang terjadi tadi sempat ada tarik ulur, karena keputusan kita alun – alun harus kosong dan tidak aktifitas jual beli. Itu sesuai Perbup jadi kami hanya melaksanakan tugas,” kata Arias Agung, Rabu (20/12/2017).

Menurut Agung, Pemkab melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) telah menyediakan tempat berjualan baru bagi para PKL. Tempat yang berlokasi di Jembatan Ki Ronggo tersebut, telah siap untuk ditempati.

Sementara itu, Koordinator PKL Bondowoso, Mudjiati mengatakan, PKL tetap pada keputusan awal menolak adanya relokasi. Selain karena tak memiliki konsep jelas, para PKL khawatir karena menganggap lokasi baru rawan bencana serta berpotensi menurunkan pendapatan mereka.

Selain itu, para PKL juga menganggap Perbup terbaru tentang penataan PKL adalah produk yang cacat hukum. karena ditetapkan saat proses relokasi belum menemui kata sepakat. Saat ini PKL tengah menempuh proses judical review terkait Perbup tersebut.

“Kami tetap menolak dan mempertahankan, karena Perbup yang jadi dasar itu cacat hukum. Intinya kami tetap menolak,” ujar Mudjiati.

Hingga berita ini ditulis, para PKL tetap bertahan di lapak mereka. Beberapa bahkan menyatakan siap menginap jika petugas memaksa melakukan pembongkaran. (*)

 



Ajari Berbisnis Vian Dorong Santri Masa Kini Kembangkan Ekonomi Kreatif
Sabtu, 25-01-2020 - 23:40:00

Ajari Berbisnis Vian Dorong Santri Masa Kini Kembangkan Ekonomi Kreatif

JEMBER, PENA NUSANTARA - Di era sekarang ini, bicara pondok pesantren sudah tidak melulu soal pendidikan agama. Beragam inovasi sesuai . . .
Citizen Reporter | 424 Kali dibaca
Kades Kaliwining Dicurhati Warganya Soal Pembangunan Pasar
Selasa, 10-12-2019 - 09:00:00

Kades Kaliwining Dicurhati Warganya Soal Pembangunan Pasar

JEMBER, PENA NUSANTARA - Syamsul Arifin, Kepala Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji terlihat turun ke lapangan usai dilantik pada Oktober kemarin. . . .
Citizen Reporter | 173 Kali dibaca
Fatayat NU Jember Dorong Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Desa
Minggu, 20-08-2017 - 21:00:00

Fatayat NU Jember Dorong Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Desa

JEMBER, PENA NUSANTARA - Fatayat NU Cabang Jember, mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan desa. Karena kehadiran perempuan dalam proses . . .
Peristiwa | 369 Kali dibaca
Mensos Jamin Tak Ada Potongan dan Penyalahgunaan Pada PKH
Kamis, 03-08-2017 - 19:00:00

Mensos Jamin Tak Ada Potongan dan Penyalahgunaan Pada PKH

BONDOWOSO, PENA NUSANTARA – Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, menjamin kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bahwa tidak akan ada . . .
Pemerintahan | 420 Kali dibaca
Top