Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

Pria Ini Kaget, Tidak Diundang Sidang Tetiba Sudah Divonis Cerai

Pria Ini Kaget, Tidak Diundang Sidang Tetiba Sudah Divonis Cerai Lobi Pelayanan di Pengadilan Agama Jember
JEMBER, PENA NUSANTARA - Seorang warga Desa/Kecamatan Mumbulsari mempertanyakan keabsahan hasil putusan hakim Pengadilan Agama (PA) Jember atas vonis gugatan cerai Tri Wahyuni (35th). 

Priyanto (40th) sang suami sebagai pihak tergugat mengaku kaget,  dirinya tidak tahu menahu telah digugat dan merasa tidak pernah mendapat panggilan untuk sidang. 

"Ini tugas dari juru sita yang berwenang memanggil tergugat secara patut untuk hadir di persidangan. Namun, sampai turunnya putusan ini (saya) tidak pernah menerima surat panggilan dari Pengadilan Agama," tuturnya, kepada media ini Selasa (25/9). 

Menurut Priyanto, surat panggilan sidang seharusnya diterima dirinya sebagai tergugat. Apabila yang bersangkutan atau keluarga tergugat tidak ditemukan, sesuai aturannya surat tersebut disampaikan kepada kepala desa atau perangkat desa. 

Namun, setelah dia telusuri ternyata Kepala Desa Mumbulsari dan Modin setempat tidak merasa menerima undangan atau panggilan sidang dari Pengadilan Agama. 

"Jadi, menurut saya sebagai tergugat putusan vonis cerai dari PA Jember dengan nomor 3593/AC/2018/PA.Jr tanggal 14 Agustus 2018 dan penetapan putusan nomor perkara 2986/Pdt.G/2018/PA.Jr tidak sah," ketusnya. 

Di tempat terpisah, Kepala Desa Mumbulsari Nirma Winarti dan Modin setempat Dafa, saat dikonfirmasi menyebutkan tidak pernah menerima surat panggilan sidang dari Pengadilan Agama Jember. 

Sementara Humas Pengadilan Agama Jember Anwar mengungkapkan, dalam prosedurnya panggilan kepada pihak berperkara yakni tergugat dan penggugat disampaikan secara resmi oleh juru sita. Kalau tidak ketemu yang bersangkutan, kata dia, bisa disampaikan kepada kepala desa atau perangkat desa setempat. 

"Disampaikan atau tidak (oleh desa) itu sudah bukan tanggung jawab pihak PA. Jangan-jangan, panggilan itu ada di staf desa," ujarnya. Meski demikian, Anwar mempersilahkan pihak tergugat untuk melihat ke dalam berkas keberadaan surat panggilan sidang tersebut.


Pria Ini Diringkus Polisi Usai Nyolong Terpal dan Dongkrak Tetangganya
Sabtu, 04-01-2020 - 19:10:00

Pria Ini Diringkus Polisi Usai Nyolong Terpal dan Dongkrak Tetangganya

JEMBER, PENA NUSANTARA - Makin menjadi-jadi saja ulah maling saat ini, apa pun yang dirasa bisa dijadikan uang bakal diembat. . . .
Headline | 424 Kali dibaca
Pemkab Inhil Siaga Tanggulangi Bencana Kebakaran Lahan Dan Hutan
Sabtu, 01-04-2017 - 00:00:00

Pemkab Inhil Siaga Tanggulangi Bencana Kebakaran Lahan Dan Hutan

Indragiri Hilir, Pena Nusantara , Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, mulai siaga kebakaran lahan dan hutan (karlahut). Kesiagaan itu . . .
Headline | 318 Kali dibaca
Top