Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

Sidak Mamin, TMP2M Dinkes Jember Temukan Spuit

Sidak Mamin, TMP2M Dinkes Jember Temukan Spuit Petugas TMP2M Dinkes Jember Saat Melakukan Sidak ke Salah Satu Toko
JEMBER, PENA NUSANTARA - Menjelang Natal dan Tahun Baru, Tim II Monitoring Pembinaan dan Pengawasan Makanan dan Minuman (TMP2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, melakukan Sidak pada sejumlah tempat makanan dan minuman (mamin) yang ada di kabupaten setempat, Rabu (12/12/2018) siang. Dalam kegiatan ini, petugas berhasil menyita ratusan mainan anak spuit (alat suntik, red) yang ditengarai limbah medis.

Tak hanya itu, Tim II TMP2M juga menemukan sejumlah produk mamin tanpa label, kedaluwarsa, hingga yang  masih memakai label PIRT lama yakni 12 digit. Semua itu dibuatkan berita acara dan kepada penjual diminta untuk meretur (mengembalikan ke produsen,red). 
Kecuali mainan anak yang berupa spuit langsung, yang disita untuk kemudian dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah benar – benar berasal dari bekas limbah medis atau baru. Jika tergolong sebagai limbah medis, maka mainan anak itu akan dimusnahkan.

Maka, barang mainan itu, akan diserahkan kepada LOKA (UPT) Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Jember, perwakilan dari Balai Besar POM Jatim di Surabaya, untuk diteliti apakah mainan anak spuit itu termasuk limbah medis, B3, ataupun bukan.

Jika benar limbah medis maka produsen mainan anak itu akan dimintai keterangan guna mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan. 
“Kita sampaikan ke pemilik Toko  Bima Jaya Jl Kacapiring Gebang Patrang Jember, untuk tidak lagi menjual mainan anak spuit. Barang ini kami buatkan berita acara untuk penyitaan,” ujar Yuanita, anggota Tim II TMP2M dari unsur POM Jember

Sementara Kepala Dinas Kesehatan selaku Ketua II TMP2M Jember, dr Nurul Siti Qomariah, M.Kes, mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan, monitoring, dan sidak mamin menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 ini.

Sebab, meskipun sudah sering dilakukan sidak, masih saja ditemukan mamin yang dijual yang tidak memenuhi standart KLIK (kemasan, label, isi dan kedaluwarsanya). Untuk itu, TMP2M terus melakukan sidak dan pembinaan agar konsumen dan pedagang mengerti.

“Konsumen yang cerdas itu ya sudah harus berprinsip KLIK tadi. Bagaimana kemasannya, bagaimana labelnya, isinya, lalu tanggal kedaluwarsanya. Itu yang harus dilakukan masyarakat,” ujar Dokter Nurul.

Untuk yang mainan anak spuit / spet (alat suntik, red) yang disita oleh Tim TMP2M, Dinas Kesehatan belum bisa memastikan sebagai barang bekas pakai atau barang baru. Namun, kata Dokter Nurul, masyarakat tidak disarankan untuk tidak menjualnya. 

Dikhawatirkan, kalau memang spuit itu sudah terpakai, berarti masuk kategori limbah, dan dimungkinkan ada penularan penyakit. Sebab, semua limbah medis akan terpapar penyakit secara medis pula.

“Jika ternyata kita ketahui sumbernya dari mana, kita cek, lalu kalau benar limbah maka alatsuntik itu sudah terpapar medis, dan harus dimusnahkan,” imbuhnya.

Kadinkes dr Nurul, menegaskan bahwa temuan TMP2M bisa dikembangkan untuk mencari apakah ada limbah medis di Jember yang lolos. Padahal, di Kabupaten Jember, untuk limbah medis Rumah Sakit Pemerintah sudah ada incenerator dan ada MoU seluruh Puskesmas dan RS Daerah untuk pengambilan sampah medis.

“Kita harus cari tahu, apakah faskes di luar yang lolos. Maka kita tetap akan lakukan pengawasan. Karena untuk pengolahan limbah sampah medis ada akreditasinya tersendiri,” tukasnya lagi. 
Dokter Nurul, mengimbau masyarakat konsumen harus lebih cerdas sebelum membeli barang terutama mamin dengan metode  KLIK ; Kemasan, Label, Isi dan Kedaluwarsanya. 

Sekadar diketahui, sidak kali ini menyasar sejumlah toko penjual parcel Natal, dan Tahun Baru di Kecamatan Patrang, dan Kota.  Tim II TMP2M ini dikepalai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan beranggotakan, Satpol PP, Dinkes, Dispendik, Kodim,  Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Penanaman Modal dan Bagian Hukum.

Temuan lain, masih saja ditemukan makanan dan minuman yang dijual  kemasan jelang Natal dan Tahun Baru 2019 ini tak memenuhi standart KLIK di atas. Tim TMP2M, pimpinan Sekda Jember Ir Mirfano, masih akan terus melakukan sidak dan pemantauan di sejumlah pasar,  toko serta swalayan di seluruh Jember.


Stand Pameran Jember Jadi Tuan Rumah Berkualitas
Sabtu, 03-08-2019 - 22:00:00

Stand Pameran Jember Jadi Tuan Rumah Berkualitas

JEMBER, PENA NUSANTARA - Pagelaran even Internasional Jember Fashion Carnaval (JFC) 2019, kembali dimanfaatkan Pemkab Jember untuk memamerkan produk lokalnya. . . .
Headline | 70 Kali dibaca
Sering Juarai Pameran Pemkab Jember Diundang Khusus Ke Karo
Jumat, 05-07-2019 - 19:00:00

Sering Juarai Pameran Pemkab Jember Diundang Khusus Ke Karo

NUSANTARA - Sering menjuarai . . .
Headline | 31 Kali dibaca
Lakukan Pungutan Kepala Dinkes Jember Dicopot
Kamis, 11-04-2019 - 13:20:00

Lakukan Pungutan Kepala Dinkes Jember Dicopot

JEMBER, PENA NUSANTARA - Dianggap tidak bisa mengelola instansinya, dr. Siti Nurul Qomariyah dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan . . .
Headline | 317 Kali dibaca
Kampung Durian di Jember Resmi Dibuka
Kamis, 21-03-2019 - 22:00:00

Kampung Durian di Jember Resmi Dibuka

JEMBER, PENA NUSANTARA - Melihat banyaknya pohon durian yang ditanam oleh masyarakat membuat pemerintah memiliki inisiatif untuk mengeksplore potensi tersebut . . .
Headline | 193 Kali dibaca
Top