Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

Ini Tanggapan Pengurus NU Terkait Dibukanya Prodi Teknik Pertambangan Unej

Ini Tanggapan Pengurus NU Terkait Dibukanya Prodi Teknik Pertambangan Unej Ketua PCNU Jember Abdullah Syamsul Arifin
JEMBER, PENA NUSANTARA - Sesuai izin yang diterbitkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada November 2018 lalu, maka Universitas Jember resmi menambah Program Studi (Prodi) Teknik Pertambangan dan Teknik Perminyakan. 

Dekan Fakultas Teknik Universitas Jember (Unej), Entin Hidayah menjelaskan, program studi tersebut akan difokuskan pada pengelolaan pasca tambang yang berwawasan lingkungan. 

"Tahapan kegiatan pertambangan itu ada 3 (tiga), yaitu tahap eksplorasi mencari dan menemukan daerah mengandung mineral tertentu. Selanjutnya, eksploitasi atau penambangan, dan yang terakhir rehabilitasi atau pengelolaan pasca tambang,” katanya.

Kendati demikian, dibukanya program studi pertambangan di kampus Tegalboto mendapatkan respon beberapa pihak. Salah satunya dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember. 

Ketua PCNU Jember, Dr. KH. Abdullah Syamsul Arifin, A,M.HI mengatakan, pertambangan emas di Silo menimbulkan keresahan masyarakat. Jika prodi teknik pertambangan dibuka, dikhawatirkan ada trauma tentang Silo sebagai objek penelitian.

"Sebetulnya rencana pembukaan prodi pertambangan itu tidak terkait secara langsung. Tapi warga masyarakat Silo trauma ketika muncul dari Unej, mereka ramai-ramai akan melakukan penolakan," ungkapnya usai menggelar konferensi pers terkait penolakan pertambangan emas di Blok Silo, Senin (7/1).

Dia menambahkan, masyarakat beranggapan bahwa keputusan dan kebijakan dibukanya program studi teknik pertambangan sebagai rangkaian-rangkaian dalam upaya penambangan. Pihaknya akan melakukan pendekatan kepada Universitas Jember terkait pertambangan dimensi waktunya.

"Baiknya prodi teknik pertambangan tidak dibuka tahun ini, konteks keilmuan nggak ada masalah karena secara keilmuan semuanya di kaji. Tapi untuk sekarang masyarakat belum bisa menerimanya," pungkasnya.


Ini 4 Komitmen PCNU Jember Terkait Pertambangan Emas Silo
Senin, 07-01-2019 - 17:00:00

Ini 4 Komitmen PCNU Jember Terkait Pertambangan Emas Silo

JEMBER, PENA NUSANTARA - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember menggelar konferensi pers pernyataan sikap penolakan rencana pertambangan emas Blok . . .
Headline | 67 Kali dibaca
Tekan Penyalahgunaan Narkoba dan KDRT, Polsek Pelangiran Turun ke Desa
Rabu, 15-11-2017 - 18:59:11

Tekan Penyalahgunaan Narkoba dan KDRT, Polsek Pelangiran Turun ke Desa

INDRAGIRI HILIR, PENA NUSANTARA - Pemerintah Desa (Pemdes) Teluk Bunian, menggandeng Polsek Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menyosialisakan bahaya . . .
Peristiwa | 143 Kali dibaca
Pemuda Pelaku Pengeroyokan Diamankan Polsek Pelangiran
Jumat, 03-03-2017 - 00:00:00

Pemuda Pelaku Pengeroyokan Diamankan Polsek Pelangiran

Inhil Riau Pena Nusantara - Tak senang mendengar celoteh mandornya, 3 remaja harus menjalani nasib ditangkap oleh Unit Opsnal Polsek . . .
Headline | 124 Kali dibaca
Kwarcab Inhil Akan Gelar Giat Lomba Teknik Kepramukaan
Kamis, 29-09-2016 - 00:00:00

Kwarcab Inhil Akan Gelar Giat Lomba Teknik Kepramukaan

Riau, PN - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan menggelar Giat Lomba Teknik Kepramukaan bagi seluru . . .
Headline | 164 Kali dibaca
Top