Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

Upayakan Pemilu Damai Kapolres Jember Gandeng Ulama Gelar Seminar Kebangsaan

Upayakan Pemilu Damai Kapolres Jember Gandeng Ulama Gelar Seminar Kebangsaan Foto: Istimewa
JEMBER, PENA NUSANTARA - Mendekati hari H Pileg dan Pilpres 2019 dinamika politik yang tidak menentu tidak bisa dihindari. Tensi yang naik turun pun ikut mewarnai pesta demokrasi tahun ini.

Di tengah ketegangan itu, masyarakat Jember sedikit mendapatkan angin melalui pencerahan dari ulama nasional Habib Jindan Bin Novel Bin Salim Bin Jindan, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember Dr. Nurul Gufron. 

Mereka didapuk sebagai pemateri dalam Seminar Kebangsaan yang diinisiasi oleh Polres Jember dengan tema "Revitalisasi Nilai Peradaban Manusia Demi Terwujudnya Pemilu yang Aman dan Damai serta NKRI yang Sejahtera" di Gedung Soetardjo Universitas Jember, Selasa (8/1). 

Dalam tausiyahnya, di depan ribuan orang baik dari kalangan akademisi, kader partai politik, ormas, dan masyarakat umum itu Habib Jindan menekankan untuk tidak saling iri dan menebar kebencian. Dalam berdemokrasi, beda pilihan ada hak. 

"Perlakukan mereka sebagai muslim. Mau berbeda pilihan itu silahkan. Kalai kita memberikan setiap muslim haknya, tidak ada yang akan berselisih antar satu sama lain," tuturnya. 

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo kepada wartawan mengatakan, seminar kebangsaan digelar untuk memberikan penyegaran dan pencerahan di tengah hangatnya tahun politik sekarang ini. Tujuannya, agar tercipta suasana Pemilu yang aman dan damai. 

Kusworo menyatakan, semua elemen wajib menjaga suasana Pemilu yang aman, damai, dan lancar. Karena, Pemilu tidak bisa aman dengan sendirinya, sebagaimana kita menjaga kesehatan tubuh kita sendiri demikian juga dengan Pemilu. 

Dalam seminar ini Kusworo mengajak semuanya menilai bersama, bahwa tausiyah atau ceramah yang santun bisa membawa suasana yang adem dan lebih dapat diterima di tengah masyarakat.

Karena kata dia, tokoh agama yang menjelekkan lawan politiknya atau pihak lainnya malah membuat suasana panas. Kusworo pun berharap tidak ada lagi ceramah atau dakwah yang mengedepankan kebencian, dengan nada keras menghujat pihak lain, agar suasana Pemilu bisa berjalan dengan aman dan damai.


Tekan Angka Kecelakaan Polres Jember Kampanyekan Keselamatan Berkendara
Minggu, 20-01-2019 - 15:00:00

Tekan Angka Kecelakaan Polres Jember Kampanyekan Keselamatan Berkendara

JEMBER, PENA NUSANTARA - Dari data yang dikeluarkan Korlantas Polri korban akibat kecelakaan lalu lintas didominasi oleh kalangan milenial. Alhasil, . . .
Headline | 82 Kali dibaca
Hati-hati! Polres Jember Mulai Gelar Ops Zebra Semeru 2018
Selasa, 30-10-2018 - 13:00:00

Hati-hati! Polres Jember Mulai Gelar Ops Zebra Semeru 2018

JEMBER, PENA NUSANTARA - Pengendara roda 2 dan 4 tampaknya kudu hati-hati saat berada di jalan, apalagi bagi mereka yang . . .
Headline | 315 Kali dibaca
Bareng Aa Hadi, Kapolres Jember Beri Pembinaan Mental dan Rohani
Rabu, 24-10-2018 - 21:00:00

Bareng Aa Hadi, Kapolres Jember Beri Pembinaan Mental dan Rohani

JEMBER, PENA NUSANTARA - Ustadz Ahmad Hadi Wibowo atau nama bekennya disebut Aa Hadi berlabuh ke Jember, Rabu (24/10). Didampingi . . .
Headline | 125 Kali dibaca
Pemkab Jember Gandeng Jalin - USAID Meminimalisir Kematian Ibu dan Bayi
Senin, 08-10-2018 - 20:30:00

Pemkab Jember Gandeng Jalin - USAID Meminimalisir Kematian Ibu dan Bayi

JEMBER, PENA NUSANTARA - Indeks kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir di Kabupaten Jember tergolong tinggi di Provinsi Jawa . . .
Headline | 145 Kali dibaca
Top