Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

Aksi Ratusan Santri di Jember Mengecam Fadli Zon

Aksi Ratusan Santri di Jember Mengecam Fadli Zon Foto : Istimewa
JEMBER, PENA NUSANTARA - Sebuah puisi karya Fadli Zon memantik reaksi keras dari kalangan umat islam di Indonesia. Bahkan, di beberapa kota ratusan hingga ribuan santri mengecam puisi itu dengan melakukan unjuk rasa. 

Pun demikian di Kabupaten Jember, ratusan santri dan Banser menggelar aksi untuk memprotes puisi berjudul "Doa Yang Ditukar" itu, Minggu (10/2) pagi. 

Banyak pihak beranggapan puisi itu menyindir KH Maimun Zubair (Mbah Moen) yang salah menyebut nama -menyebut Prabowo- kala membacakan doa pada saat kunjungan Capres Joko Widodo di Ponpes Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah 1 Februari 2019. 

Aksi yang dipimpin Ketua GP Ansor Jember Ayub Junaidi melakukan long march dari Lapangan Talangsari dan berpusat di alun-alun kota. Massa mengecam puisi karya Wakil Ketua DPR RI itu yang dianggap menghina ulama NU. Mereka membentangkan spanduk dan poster berisi kecaman "Tenggelamkan Fadli Zon", "Fadli Zonk Tidak Beres", dan sejumlah kecaman lainnya. 

Ayub menyebut, tidak hanya kali ini Fadli Zon menghina seorang ulama. Sebelumnya, Fadli dianggap telah melakukan penghinaan terhadap Yahya Staquf (Gus Yahya) maupun  Ma'ruf Amin saat menjabat Rais Aam PBNU. 

"Pernyataan saudara Fadli Zon selama ini selalu mendiskreditkan ulama dan kyai kita. Bukan hanya sekali tapi berkali-kali. Hari ini kita merespon pernyataan itu, kami bersama santri di Jember menyayangkan sikap Fadli Zon," ucapnya. Mewakili para santri Ayub menuntut Fadli Zon untuk meminta maaf dalam 2x24 jam. 

Ayub mengatakan, tidak sepantasnya pernyataan kontroversial diucapkan oleh seorang wakil rakyat yang malah melukai hati rakyat.

"Seorang pimpinan DPR RI tidak pantas membuat pernyataan seperti itu. Jangan sampai pernyataan seperti itu terulang kembali," tandasnya. Ia juga mengingatkan para politisi lebih berhati-hati dalam memberikan statement. 

Meski aksi ini adalah sebuah bentuk protes namun, unjuk rasa yang dilakukan sekitar 500 santri ini berjalan kondusif hingga akhir. Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo yang mengawal langsung kegiatan mengatakan, aksi seperti ini patut menjadi contoh dimana sebuah protes bisa dilakukan dengan aman dan damai di bawah pengawalan aparat kepolisian. 

"Kami menerjunkan 300 personel, alhamdulilah sampai aksi berakhir situasi aman terkendali dan tidak ada tindakan anarkis," tuturnya.


Atasi Stunting di Jember Bhayangkari Luncurkan Si CAnTing
Jumat, 16-08-2019 - 13:00:00

Atasi Stunting di Jember Bhayangkari Luncurkan Si CAnTing

JEMBER, PENA NUSANTARA – . . .
Headline | 316 Kali dibaca
Ratusan Juta Honor Saksi PAN Jember Diduga Digelapkan
Rabu, 24-04-2019 - 19:00:00

Ratusan Juta Honor Saksi PAN Jember Diduga Digelapkan

JEMBER, PENA NUSANTARA – Sejumlah calon legislatif dari Partai Amanat Nasional . . .
Headline | 628 Kali dibaca
Ratusan Pers Polri-TNI di Jember Patroli Beberapa Jam Jelang Coblosan
Selasa, 16-04-2019 - 23:10:00

Ratusan Pers Polri-TNI di Jember Patroli Beberapa Jam Jelang Coblosan

JEMBER, PENA NUSANTARA - Pelaksanaan Pemilu 2019 atau tahap pencoblosan kurang dari beberapa jam lagi. Memastikannya berlancar lancar dan aman, . . .
Headline | 316 Kali dibaca
Pompa PDAM Rusak Sejumlah Tempat di Jember Tidak Teraliri Air
Senin, 04-02-2019 - 19:00:00

Pompa PDAM Rusak Sejumlah Tempat di Jember Tidak Teraliri Air

JEMBER, PENA NUSANTARA - Warga di Kawasan Jalan Sentot Prawirodirdjo, Kaliwates, Jember mengeluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang . . .
Headline | 311 Kali dibaca
Top