Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

'Cenderamata' dari Buruh untuk Kepala Bappeda Jember

'Cenderamata' dari Buruh untuk Kepala Bappeda Jember Foto : Istimewa
JEMBER, PENA NUSANTARA - Perwakilan buruh dari 4 kebun Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan mendatangi Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Jember pada Kamis (8/8) pagi. Sebanyak 50 orang buruh memaksa masuk untuk menemui Kepala Bappeda, Achmad Fauzi.

Sayang, para buruh tidak bisa menemukan Fauzi di ruang kerjanya. Salah satu staf mengatakan pimpinannya sedang mengikuti rapat bersama anggota DPRD di gedung dewan. 

Para buruh akhirnya meminta penjelasan dari pegawai Bappeda terkait usulan penyertaan modal senilai 5,8 Miliar untuk PDP Kahyangan yang kabarnya dicoret oleh tim anggaran yang didalamnya adalah Bappeda. 

Koordinator buruh Dwiagus Budianto tidak bisa menyembunyikan emosinya lantaran tidak mendapatkan jawaban memuaskan. Seluruh pegawai Bappeda tidak mengetahui pasti alasan dicoretnya usulan. Mereka menyebut, keputusan diambil sendiri oleh Kepala Bappeda Fauzi tanpa melibatkan bawahan.

Sempat terjadi ketegangan akibat perdebatan yang tak kunjung usai antara buruh dengan pegawai Bappeda. Para buruh pun mendesak pegawai untuk menjemput pimpinannya di gedung dewan. 

Sembari menunggu, puluhan buruh tersebut memblokade pintu masuk Kantor Bappeda. Kurang lebih 1 jam, penantian para buruh akhirnya pupus. Fauzi tidak menampakkan batang hidungnya. Merasa dipermainkan, spontan para buruh merangsek masuk ke dalam kantor dan meluapkan emosinya kepada semua pegawai. 

"Jangan permainkan kami yang mempertaruhkan nasib buruh dan keluarga. Kami sudah menunggu lama, Fauzi tidak datang.  Kalau begitu kami akan menyerbu DPRD menemui Fauzi di sana," kata Dwiagus dengan suara lantang. 

Sebelum meninggalkan Kantor Bappeda, para buruh memberikan 'cenderamata' berupa (maaf) bra dan celana dalam wanita kepada salah satu pegawai untuk diberikan kepada Fauzi yang dianggap tidak gentle.

"Ini kami titipkan, berikan kepada Fauzi. Kami anggap Fauzi banci dan pecundang tidak mau menemui para buruh yang sudah menunggu," katanya.


Ini Tuntunan Jaksa kepada Mantan Sekda dan BPKA Jember
Jumat, 08-02-2019 - 21:00:00

Ini Tuntunan Jaksa kepada Mantan Sekda dan BPKA Jember

JEMBER, PENA NUSANTARA - Kasus korupsi Dana Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) Ternak 2015 di Jember terus berjalan. Terakhir, Jaksa . . .
Headline | 238 Kali dibaca
Kementrian Pertanian Gelontor Bantuan Ayam Perdana di Jember
Rabu, 26-09-2018 - 14:00:00

Kementrian Pertanian Gelontor Bantuan Ayam Perdana di Jember

JEMBER, PENA NUSANTARA - 425 Rumah Tangga Miskin (RTM) dari tiga kecamatan di Jember, diantaranya, Kalisat, Ledokombo dan Gumukmas, Rabu . . .
Headline | 231 Kali dibaca
Warga Gruduk Dua Tempat Pelayanan Dispedukcapil Jember
Sabtu, 28-07-2018 - 15:30:00

Warga Gruduk Dua Tempat Pelayanan Dispedukcapil Jember

JEMBER, PENA NUSANTARA - Untuk percepatan pendistribusian dan penuntasan kepemilikan dokumen kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Jember, . . .
Headline | 387 Kali dibaca
Bupati Lantik Mirfano Sebagai Sekda Jember
Rabu, 07-02-2018 - 12:57:08

Bupati Lantik Mirfano Sebagai Sekda Jember

JEMBER, PENA NUSANTARA - Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR kembali melantik sejumlah pejabat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama . . .
Pemerintahan | 530 Kali dibaca
Top