Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

Pilkades di Silo, 2 Petahana Melanggengkan Tahtanya

Pilkades di Silo, 2 Petahana Melanggengkan Tahtanya Dua Calon Kepala Desa Sempolan Moh. Sali dan Mohammad Fadli

JEMBER, PENA NUSANTARA – Mohammad Fadli, Calon Kepala Desa Sempolan mematahkan mitos seorang petahana yang gagal melanggengkan tahtanya pada pencalonannya kembali sebagai kades. Setidaknya, anggapan itu berlaku selama lebih dari 3 pelaksanaan pilkades Sempolan.

Desa Sempolan, Kecamatan Silo yang menggelar pemilihan pada Kamis (5/9/2019) masuk pada gelombang pertama dari 4 tahap pelaksaan pilkades di Jember.

Ketua Panitia Pilkades Sempolan, Edi Supriadi mengatakan panitia menargetkan tingkat partisipasi pemilih mencapai 85 persen. Meski tidak sempurna, setidaknya lebih dari 50 persen pemilih menggunakan hak suaranya.

“Inginnya panitia bisa sampai 100 persen ya, karena ada kendala seperti orang tua  lansia kemudian disabilitas jadi kira-kira saya memperkirakan antara 85 sampai 90 persen lah,” tuturnya.

Untuk para lansia dan pemilih dengan keterbatasan fisik panitia kata Edi, memberikan perlakuan khusus. Mereka akan didampingi oleh para koordinator saksi dari calon kades sampai di bilik suara dan kotak suara.

Berbeda dengan pemilihan-pemilihan politik lainnya seperti Pilpres, Pilbup, maupun Pilgub penentuan pemenang pilkades bisa ditentukan hari itu juga sesudah penghitungan suara. Dari pantauan wartawan Pena Nusantara di lokasi pemungutan suara Balai Desa Sempolan, tingkat partispasi pemilih di sana mencapai 65 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 7175 orang.

Hasilnya, sang petahana Mohammad Fadli meraup suara terbanyak sebanyak 2024. Sementara pesaingnya, Moh. Sali mendapatkan 1470 suara. Suara tidak sah mencapai 1184. Sehingga total suara masuk sebanyak 4678 dan, keterangan tidak hadir mencapai 2497 orang.

Sementara di Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo Kartono sebagai incumbent kembali duduk sebagai kades setelah mengungguli pesaingnya Riyanto. Dengan jumlah DPT 7644, Kartono bisa meraih 2510 suara sementara Riyanto harus legawa dengan perolehan 1678 suara. Suara tidak sah mencapai 1458 dan, keterangan tidak hadir sebanyak 1998 orang.

Di Desa Karangharjo, Kecamatan Silo Mulyadi patut berbangga keluar sebagai pemilik suara terbanyak dengan poin sebanyak 2675. Sementara 3 rivalnya para mantan kades seperti Dany Muhammad (incumbent) meraup 2194 suara, Moh Anwar Yasin mendapakan 1231 suara, dan Supaiman harus puas dengan raihan 283 suara.



Tidak ada artikel terkait

Top