Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

Merasa Tak Dihargai Sebagai Suami Rendi Tikam Istrinya

Merasa Tak Dihargai Sebagai Suami Rendi Tikam Istrinya Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal memimpin konferensi pers kasus kekerasan dalam rumah tangga di kecamatan Mumbulsari
JEMBER, PENA NUSANTARA - Polres Jember akhirnya bisa menguak motif dan menetapkan seorang tersangka dalam kasus tewasnya Fani Amalia Herniati. Wanita berusia 24 tahun asal Desa Kaangrejo, Mumbulsari itu ditemukan tak bernyawa dalam kondisi perut tertancap sebilah pisau dengan luka sepanjang 26 centimeter di kamar rumahnya, Minggu (27/10) pagi.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal dalam keterangan persnya mengatakan, polisi bisa menetapkan tersangka dalam waktu 12 jam penyelidikan dan otomatis menepis kabar awal kematian korban akibat bunuh diri. 

Rendi Setiawan (28) suami korban menjadi tersangka setelah mengakui perbuatannya di depan polisi. "Kita kumpulkan alat bukti, ada 3 orang saksi yang kita mintai keterangan dan interogasi kepada pelaku tersebut. Pelaku menyampaikan ada beberapa rangkaian kebohongan yang kita patut duga. Yang pertama, kunci rumah yang memegang salah satunya suaminya sendiri yaitu R sebagai tersangka. Dari hasil olah TKP tidak ada sedikitpun jendela atau rumah yang dirusak artinya pelaku adalah orang dalam sendiri. Dengan hasil interogasi dan penyelidikan secara intensif akhirnya pelaku mengakui," jelasnya. 

Alfian menyebut, masalah keluarga menjadi motif kuat terjadinya peristiwa pembunuhan. Pelaku merasa kecewa tidak dihargai sebagai suami. Selain itu, masalah ekonomi dan tidak terbukanya korban kepada pelaku dikatakan menjadi faktor kekerasan dalam rumah tangga tersebut.

Petaka yang menyelimuti pasutri yang belum genap setahum menikah itu terjadi pada Minggu dini hari. Rendi yang berprofesi sebagai security itu meminta izin pulang terlebih dahulu kepada rekan kantornya. Di rumah, ia terlibat pertengkaran dengan istrinya. Dalam kondisi resah, Rendi seketika gelap mata dan mengambil sebilah pisau penghabisan. Pisau sepanjang 35 centimeter itu ditusukkan ke perut istrinya dan membekap mulutnya dengan bantal. 

Usai membunuh istrinya, Rendi keluar rumah. Kemudian ia meminta adiknya untuk memeriksa korban. Rendi berdalih pada saat itu sedang membeli obat di apotek namun, alibi itu hanyalah sebuah kebohongan setelah polisi menyelidiki ke apotek yang disebut.

Akibat perbuatannya kata Alfian, pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat 3 UU 23 tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga sub Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.


Maling Sapi Tak Berdaya, Ditangkap dalam Kondisi Kaki Patah
Minggu, 24-03-2019 - 20:00:00

Maling Sapi Tak Berdaya, Ditangkap dalam Kondisi Kaki Patah

LUMAJANG, PENA NUSANTARA - Busiri (35) warga Desa Bago, Pasirian, Lumajang diringkus jajaran Satreskrim Polres Lumajang tanpa perlawanan di rumahnya. . . .
Headline | 290 Kali dibaca
Jadi Korban Tabrak Lari Seorang Pria Alami Patah Tulang
Sabtu, 01-12-2018 - 19:00:00

Jadi Korban Tabrak Lari Seorang Pria Alami Patah Tulang

JEMBER, PENA NUSANTARA - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan raya Ambulu, tepatnya di depan SMP Kartika Ambulu, Kabupaten . . .
Headline | 257 Kali dibaca
Wow! Kabupaten Jember Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Terbaik
Sabtu, 30-09-2017 - 08:31:12

Wow! Kabupaten Jember Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Terbaik

JAKARTA, PENA NUSANTARA - Komitmen Pemerintahan Kabupaten Jember yang tegak lurus sesuai dengan 22 Program Kerja Bupati dr Faida, MMR . . .
Pemerintahan | 623 Kali dibaca
Berawal dari Hobi, Anang
Jumat, 23-06-2017 - 06:17:00

Berawal dari Hobi, Anang 'Sukses' Menjadi Penangkar Burung

JEMBER, PENA NUSANTARA - Hobi memelihara burung hingga mengikuti lomba burung berkicau, menginspirasi Anang Mujiono, warga Jalan Rengganis RT 002 . . .
Inspirasi | 723 Kali dibaca
Top