Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

Seorang Kakek Laporkan 4 Pria Komplotan Pemalsu Dokumen

Seorang Kakek Laporkan 4 Pria Komplotan Pemalsu Dokumen Luthfi Kuasa Hukum Rak'i alias P. Umi Kulsum
JEMBER, PENA NUSANTARA - Rak'i alis P. Umi Kulsum (81) warga Desa Glagahwero, Kecamatan Panti melaporkan 4 orang pria yang diduga telah melakukan penipuan dan pemalsuan surat otentik (akta jual beli) ke Mapolres Jember.

Mereka yang dilaporkan adalah Marwi Efendi (49) warga Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi, Nurasik dan Mochammad Zaenuri (44) keduanya warga Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, dan Sugiono (44) warga Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji. 

Luthfi kuasa hukum Rak'i saat dikonfirmasi mengatakan, kasus ini berawal saat Rak'i akan mengeksekusi 2 tanahnya yang berada di Rambigundam. Objek tersebut merupakan harta bersama atau tanah warisan yang telah dibagi oleh keluarganya. 

Di tengah perjalanan Marwi Efendi menawarkan bantuan untuk melakukan kelancaran eksekusi. Bahkan, untuk memuluskan aksinya Marwi bersumpah di depan makam orang tuanya tidak akan menipu Rak'i. 

"Dipegang itu batu nisannya (berjanji) bahwa saya sampai menipu sampean mudah-mudahan orang tua saya tidak selamat atau macem-macem lah," kata Luthfi saat ditemui Jumat (27/12).

Rak'i akhirnya percaya rayuan Marwi, terjadilah eksekusi dengan biaya ratusan juta dengan alasan dibagi-bagikan ke sejumlah pihak agar tidak ada hambatan.

"Yang katanya dibagikan ke A, B, C pokoknya tidak sesuai dengan jalurnya dengan biaya segitu itu," ucapnya. 

Kemudian, kata Luthfi, Rak'i berencana akan menjual 2 tanahnya. Kembali, Marwi membujuk Rak'i dengan alasan tanah tersebut tidak akan bisa terjual kalau tidak lewat dirinya. 

"Kalau tidak lewat saya ini tidak akan laku begitu katanya, dan dia meminta surat kuasa. Akhirnya dibuatlah surat kuasa, tetapi tidak hanya surat kuasa ada lagi, setelah saya baca ini bukan surat kuasa saja ini (juga) perjanjian ikatan jual beli pakai notaris," terangnya. 

Luthfi menambahkan, selama ini Rak'i hanya menuruti keinginan Marwi dan rekannya, Nurasik lantaran tidak tahu soal surat menyurat. Dalam perjalanannya, lanjut Luthfi, ada surat yang dipalsukan tandatangannya. 

"Pak Rak'i mengaku tidak pernah menandatangani, dan tandatangan itu beda dengan tanda tangan Pak Rak'i," aku Luthfi. 

Selain 2 orang di atas, kata Lutfhi, ada keterlibatan 2 oknum perangkat Desa Rambigundam yang ikut membubuhkan tandatangannya dalam dugaan pemalsuan surat otentik tersebut salah satunya adalah Plt sekretaris desa. 

Dalam perkembangannya, wanita yang telah puluhan tahun malang melintang di bidang hukum ini mengatakan, polisi telah menunjuk penyidik dalam kasus yang telah merugikan kliennya sebesar 1,2 miliar itu.

Sementara, Kepala Desa Rambigundam Mangsur saat dikonfirmasi terkait keterlibatan perangkatnya mengaku tidak tahu menahu persoalan tersebut. 

"Saya dengar slentingan itu tapi tidak tahu pastinya bagaimana," ucapnya.


Satreskrim Tembak Komplotan Pelaku Curat di Jember
Senin, 12-08-2019 - 17:00:00

Satreskrim Tembak Komplotan Pelaku Curat di Jember

JEMBER, PENA NUSANTARA - Jajaran Reskrim Polres Jember meringkus 2 dari 3 komplotan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau . . .
Headline | 988 Kali dibaca
Cakades Harjomulyo Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Dokumen
Senin, 29-07-2019 - 21:00:00

Cakades Harjomulyo Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Dokumen

JEMBER, PENA NUSANTARA - Tensi pertarungan Pilkades di Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo sedikit memanas. Pasalnya, salah satu bakal calon kepala . . .
Headline | 916 Kali dibaca
Berani Jual Petasan, Lebaran Pria Ini pun Kandas
Jumat, 18-05-2018 - 12:00:00

Berani Jual Petasan, Lebaran Pria Ini pun Kandas

JEMBER, PENA NUSANTARA - Nasib nahas dialami Siyanto (39), wargaDusun Krajan, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi. Rencananya untuk berlebaran tahun ini . . .
Headline | 505 Kali dibaca
Polisi Tangkap Dua Perempuan Pemalsu Dokumen Kependudukan di Jember
Senin, 25-09-2017 - 13:22:55

Polisi Tangkap Dua Perempuan Pemalsu Dokumen Kependudukan di Jember

JEMBER, PENA NUSANTARA - Kepolisian Resor Jember, menangkap dua pelaku pembuat dokumen kependudukan palsu. Sebanyak 889 Kartu Keluarga (KK), 67 . . .
Hukum Kriminal | 1562 Kali dibaca
Top