Stop Press :
  • Bupati Jember, Faida, melantik 34 pejabat administrator dan pengawas di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin 7 Mei 2018
  • Redaksi dan seluruh kru penanusantara.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)

Selamatkan PDP Kahyangan Tanpa Mengorbankan Buruh

Selamatkan PDP Kahyangan Tanpa Mengorbankan Buruh Foto : Ist
JEMBER, PENA NUSANTARA - Bukan menjadi rahasia lagi jika kondisi Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan sedang tidak sehat. Bahkan, badan usaha milik daerah milik Pemkab Jember itu saat ini bisa dikatakan sedang kolaps.

Hal tersebut terurai dalam sebuah forum diskusi yang digelar Sabtu (4/1/2020), yang diikuti oleh sejumlah politisi PDIP di antaranya Hari Putri Lestari (DPRD Provinsi Jawa Timur), Edi Cahyo Purnomo dan Hadi Supaat (DPRD Jember), Bambang Wahjoe (Sekretaris DPC PDIP Jember), serta beberapa akademisi dan buruh PDP Kahyangan, FK-PAK. 

Dalam utak-atik bedah problem PDP Kahyangan dari masa ke masa tersebut, salah satu narasumber menyebutkan kondisi PDP Kahyangan sudah lama kritis. Bahkan, pada periode 2016 hasil audit sebuah lembaga negara menyampaikan untuk menyelamatkan PDP Kahyangan, perusahaan pelat merah tersebut harus merumahkan 54% karyawannya agar kembali sehat. 

Dari tahun ke tahun, sampai saat ini, kondisi PDP Kahyangan juga tidak kunjung membaik. Dirut PDP Kahyangan Hariyanto beberapa waktu lalu pun menyebutkan, kondisi finansial perusahaan saat ini sebagian besar untuk membayar gaji karyawan. Bisa menutupi gaji saja, kata dia, sudah bagus. "Cash flow PDP ini pas-pasan," ucapnya. 

Sementara, Hari Putri Lestari (HPL) mengatakan, bicara soal PDP Kahyangan tidak melulu tentang buruh. Menurutnya, PDP Kahyangan sebagai sebuah BUMD merupakan aset pemerintah yang harus diselamatkan dan dijaga.

"Ini kan perusahaan daerah BUMD, jadi bukan hanya kepentingan buruh, ya juga kepentingan masyarakat Jember karena ini kan aset mestinya bisa dikelola dengan baik," katanya. 

Anggota komisi E ini menyebut, ada miss manajemen dalam pengelolaan PDP Kahyangan pada tahun-tahun sebelumnya. Sementara ini, HPL akan memilah poin-poin yang akan dia tindak lanjuti sebagai perwakilan dari provinsi. 

"Pertemuan ini sebagai awal, jadi dipilah mana yang bisa ditindaklanjuti oleh DPRD tingkat 2 dan bupati. Saya di provinsi dan Jember adalah bagian Jawa Timur, itulah kenapa saya merespon dan mengawalinya dari buruh," ucap politisi yang dikenal concern dengan masalah buruh tersebut. 

Lewat poin-poin tersebut ke depannya, HPL akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyelamatkan dan menyehatkan kembali PDP Kahyangan tanpa harus mengorbankan para buruh. 

"Kan ada miss manajemen, saya tidak menyalahkan direksi yang sekarang kalau saya lihat ini peninggalan yang dulu-dulu. Intinya pertemuan ini supaya tahun-tahun depan buruh PDP ini tidak menjadi korban," tandasnya.


Pantai Payangan Tetap Menjadi Tujuan Wisata Pada Libur Lebaran
Senin, 18-06-2018 - 22:00:00

Pantai Payangan Tetap Menjadi Tujuan Wisata Pada Libur Lebaran

JEMBER, PENA NUSANTARA - Pantai Payangan, salah satu gugusan pantai laut selatan masih menjadi tujuan favorit wisatawan lokal maupun luar . . .
Headline | 350 Kali dibaca
KUA PPAS Usulan Eksekutif Ditandatangani Tanpa Perubahan
Selasa, 27-02-2018 - 07:48:01

KUA PPAS Usulan Eksekutif Ditandatangani Tanpa Perubahan

JEMBER, PENA NUSANTARA – Bupati dan DPRD Jember telah menandatangani Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) . . .
Politik | 301 Kali dibaca
Solidaritas Buruh PDP Kahyangan; Tolak Eksekusi Rumah dengan Istighosah
Kamis, 07-09-2017 - 18:44:33

Solidaritas Buruh PDP Kahyangan; Tolak Eksekusi Rumah dengan Istighosah

JEMBER, PENA NUSANTARA - Puluhan buruh Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember, menggelar aksi solidaritas dengan melakukan istighosah di sekitar . . .
Headline | 401 Kali dibaca
Perempuan Rentan Terdampak Kejahatan Korupsi
Selasa, 08-08-2017 - 19:00:00

Perempuan Rentan Terdampak Kejahatan Korupsi

JEMBER, PENA NUSANTARA – Dampak korupsi memiliki dimensi gender. Direktur Eksekutif Women Research Institute (WRI), Sita Aripurnami mengungkapkan, ada perbedaan . . .
Headline | 301 Kali dibaca
Top