Artikel dan UlasanEkonomi & Bisnis

10 Macam Sistem Pembayaran Di Indonesia

×

10 Macam Sistem Pembayaran Di Indonesia

Sebarkan artikel ini
10 Macam Sistem Pembayaran Di Indonesia
10 Macam Sistem Pembayaran Di Indonesia

PENANUSANTARA.ID – Sebelum membahas berbagai macam sistem pembayaran, ada baiknya mengenal terlebih dahulu sistem pembayaran itu sendiri. Ini adalah sistem yang terdiri dari banyak bagian yang terlibat dalam transfer uang karena transaksi ekonomi.

Mulai dari kelembagaan, mekanisme, hingga aturan yang di terapkan. Sistem ini lahir bersamaan dengan konsep penggunaan uang sebagai alat tukar atau perantara dalam transaksi keuangan, jasa dan barang.

10 Macam Sistem Pembayaran Di Indonesia

Awal keberadaan sistem pembayaran di awali dengan transaksi barter. Untuk memfasilitasi transaksi dan konversi, orang mulai beralih ke pembayaran emas. Setelah itu, masyarakat beralih menggunakan uang kulit sebagai alat transaksi. Lalu apa saja jenis-jenis sistem pembayaran di negara ini? Bereikut penjelasannya:

1.      Sistem Pembayaran Kartu Debit Dan Kredit

Kartu kredit dan debit merupakan dua sistem pembayaran yang paling umum di gunakan di Indonesia. Kartu debit terhubung langsung ke rekening tabungan pengguna, jadi dapat menggunakannya sebagai alat tukar untuk menarik uang tunai atau melakukan pembayaran di berbagai merchant.

Setelah di gunakan, saldo tabungan yang terkait dengan kartu akan langsung di potong dari jumlah transaksi yang di lakukan. Kartu kredit juga memungkinkan pengguna untuk bertransaksi terlebih dahulu dan membayarnya di kemudian hari.

Jadi sistem yang di gunakan kartu ini adalah tugas pertama, pengguna akan di berikan batas yang dapat di gunakan nanti. Kartu debit dan kredit dapat di gunakan di banyak tempat, seperti pusat perbelanjaan, restoran, hotel, toko online dll.

2.      Transfer Bank

Selain kartu debit dan kredit, transfer bank juga merupakan salah satu sitem pembayaran yang umum di gunakan di Indonesia. Jadi pengguna bisa mengirim uang dari rekening mereka sendiri ke rekening orang lain melalui perbankan online atau ATM.

Perbankan internet memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengelola akun mereka secara online, seperti :

  • Melakukan transfer
  • Membayar tagihan
  • Dan melihat riwayat transaksi

3.      E-Wallet

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak orang telah memilih E-Wallet (dompet digital) sebagai sistem pembayaran teratas mereka. Dalam beberapa hal, E-wallet membawa lebih banyak keuntungan daripada metode pembayaran yang lainnya.

Mulai dari kemudahan penggunaan, pendaftaran yang serba online, aksesibilitas, fleksibilitas, layanan yang lengkap, hingga berbagai promosi dan diskon.

4.      Virtual Account

Virtual account merupakan sistem pembayaran di mana pengguna dapat melakukannya melalui nomor virtual account yang telah di sediakan oleh provider layanan. Nomor rekening virtual ini di kaitkan ke rekening bankmu.

Oleh karena itu, pengguna dapat menggunakan nomor virtual account tersebut untuk membayar melalui transfer bank atau internet. Sistem pembayaran ini biasanya di gunakan untuk:

  • Membayar tagihan
  • Pembelian tiket
  • Dan pembayaran e-commerce

5.      Cash On Delivery (COD)

COD atau cash on delivery sekarang masih banyak di gunakan oleh masyarakat Indonesia, terutama untuk transaksi e-commerce. Karena dalam sistem ini, pembeli membayar pesanannya secara tunai kemudian diantar oleh kurir.

COD memberikan rasa aman kepada pembeli karena dapat di pastikan bahwa barang yang di pesan memang telah sampai ke alamat yang benar.

6.      Mobile Banking

Mobile Banking merupakan layanan yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengelola rekening bank mereka melalui aplikasi seluler. Dengan mobile banking, pengguna dapat melakukan berbagai transaksi pembayaran, seperti:

  • Mentransfer uang
  • Membayar tagihan
  • Membeli produk dan layanan
  • Dan mengetahui transaksi mereka dengan mudah menggunakan smartphone

7.      Cryptocurrency

Meski masih di kembangkan di Indonesia, penggunaan cryptocurrency seperti Bitcoin mulai di gunakan sebagai alternatif metode pembayaran. Bahkan beberapa toko dan bisnis online menerima pembayaran cryptocurrency. Namun, perlu di ingat bahwa harga cryptocurrency ini sangat mahal.

8.      QR Code Dengan QRIS

Belakangan ini, sistem pembayaran dengan memindai QR Code dengan QRIS mulai di gunakan. Metode pembayaran nontunai QR Code dengan QRIS ini akan memberikan berbagai kemudahan dalam pembayaran online.

9.      PayLater

PayLater juga sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, konsepnya mirip dengan utang tanpa kartu kredit. Jadi pelanggan bisa beli sekarang dan bayar nanti dengan opsi cicilan.

10. Bank Digital

Di tengah perkembangan dunia digital, perbankan digital juga muncul sebagai sistem pembayaran yang banyak di minati masyarakat Indonesia. Berbeda dengan bank tradisional, proses pembukaan rekening di bank digital ini di lakukan sepenuhnya secara online.

Ini memiliki semua fitur perbankan tradisional biasa, akses mudah karena di lakukan secara online. Dan banyak promosi cashback dan gratis.

Evolusi Sistem Pembayaran

​Sistem pembayaran terus berkembang mengikuti evolusi uang dengan 4 penggerak yaitu:

  • Inovasi teknologi
  • Model bisnis
  • Tradisi masyarakat
  • Dan kebijakan pemerintah

Awalnya, alat pembayaran adalah sistem barter antara barang yang di pertukarkan. Masalah hanya muncul ketika dua orang yang ingin bertransaksi tidak setuju dengan nilai transaksi, atau salah satu pihak tidak terlalu membutuhkan barang tersebut untuk di perdagangkan.

Untuk mengatasinya, manusia mengembangkan uang komoditas. Produk di sini adalah kebutuhan pokok yang di butuhkan kebanyakan orang, seperti garam, teh, tembakau, dan sereal.

Hewan di gunakan sebagai uang komoditas dari 900 hingga 6000 Masehi. Gandum, sayur mayur, dan tumbuh-tumbuhan juga di jadikan komoditas uang setelah budaya pertanian muncul.

Sistem Pembayaran

Pada dasarnya, sistem pembayaran terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Sistem pembayaran tunai
  • Dan sistem pembayaran nontunai

Perbedaan mendasar terletak pada instrumen yang di gunakan.  Sistem pembayaran tunai menggunakan mata uang (uang kertas dan koin) sebagai alat pembayaran.

Sedangkan sistem pembayaran nontunai, seuatu yang di gunakan adalah alat pembayaran dengan kartu (APMK), cek, giro, nota debet dan E wallet (card based dan server based). Sistem pembayaran non tunai di kelompokkan menjadi 2 jenis transaksi yaitu:

  • Transaksi bernilai besar

Ini di tandai dengan transaksi besar dan mendesak, antara lain transaksi antar bank, transaksi di pasar keuangan atau transaksi dengan nilai tiket ≥ 1 miliar rupiah. Cara yang di gunakan untuk memproses transaksi ini adalah Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Unconditional Securities Settlement System (BI-SSSS) Bank Indonesia).

  • Transaksi rite

Transaksi rite yaitu transaksi antar pengguna dengan nilai ticket size kurang dari Rp1 miliar. Dengan karakteristik nilai yang kecil dan frekuensi yang relatif besar. Cara yang di gunakan untuk memproses transaksi ini adalah Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Kesimpulan

Seiring berjalannya waktu, berbagai macam sistem pembayaran di Indonesia sangat memudahkan pengguna untuk bertransaksi. Jadi pengguna bisa memilih jenis transaksi sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

Pengguna bisa memilih bentuk transaksi nontunai yang dinilai sangat nyaman. Atau bisa juga menggunakan transaksi tunai, semua tergantung pengguna dalam memilih jenis transaksi.

Nah mungkin itulah penjelasan tentang 10 macam sistem pembayaran di indonesia yang bisa kita sampaikan. Semoga bermanfaat!