BeritaUncategorized

Anggaran Ratusan Juta Untuk Bagunan Pasar Hewan di Duga Kuat Tidak Sesuai Spesifikasi Kontruksi

×

Anggaran Ratusan Juta Untuk Bagunan Pasar Hewan di Duga Kuat Tidak Sesuai Spesifikasi Kontruksi

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI – Proyek Pemeliharaan rehabilitasi bangunan pasar hewan glenmore kabupaten banyuwangi senilai Rp 176.000.000.00,- yang di kerjakan oleh CV Citra Anugrah Santosa Di duga asal berdiri.

Bagunan dengan ukuran 9×4 meter tersebut terdiri dari 3 ruang, dengan masing-masing berukuran 3×4 meter. Namun skat ruangan tidak serta merta los ruangan,akan tetapi ruangan yang memang untuk relokasi para pedagang tersebut hanya 3×2 meter,sedangkan sisa dari ukuran global tersebut dipergunakan sebagai teras warung itu sendiri. Rabu (29/5/2024)

Dengan adanya pelaksanaan proyek yang bersumber dari APBD dinas koperasi, usaha mikro dan perdagangan kabupaten Banyuwangi tahun 2024 tersebut sempat menuai keluhan, pasalnya, konstruksi bangunan dari galian pondasi yang dangkal serta hasil cor tiang serta slub nya pun masih terlihat rangkaian besinya bahkan keropos.

“Galian pada pondasinya memang dangkal waktu itu,kurang lebih hanya 30-35 cm. sedangkan beberapa tiang dan balok yang mengunakan cor juga keropos, ,”Ujar US pemilik warung di pasar hewan glenmore yang enggan di sebutkan dengan jelas jati dirinya

Atas adanya keluhan tersebut, awak media mendatangi lokasi proyek yang di maksud dan bertemu beberapa pekerja proyek bangunan.

Akan tetapi para pekerja tersebut justru tidak mengetahui kedalaman pindasi yang di maksud.

“Untuk dalam pondasi sendiri saya tidak tahu mas, karna kami baru di sini, pekerja yang lama di pindah ke songgon,” Tutur salah seorang pekerja tersebut.

Lebih lanjut pekerja tersebut menerangkan” Bahwa kalau untuk rangka besi balok dan tiang serta slub lantai meskipun tidak terbungkus cor tidak masalah. Toh nantinya juga di lantai,”ungkapnya dengan nada kebingungan

Di ketahui bahwa hasil proyek tersebut dugaan kuat mengunakan jenis material yang biasa saja, seperti hal nya pipa PVC untuk wastafel saja mengunakan merk Sentralon Kw Volume 2 Dm. Selain itu bagian atap yang mengunakan rangka baja dugaan bukan merek Kencana seperti yang telah di tetapkan pada proyek pemerintah. (tim)

Berita

MALANG – Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Anton Yuliantoro, S.I.P., M.Tr.(Han)., melaksanakan kunjungan ke Universitas Brawijaya Malang, didampingi para Asisten Kasdivif…