Peristiwa

Angin Puting Beliung Kembali Terjadi Di Empat Desa Wilayah Kec. Cermee Bondowoso

×

Angin Puting Beliung Kembali Terjadi Di Empat Desa Wilayah Kec. Cermee Bondowoso

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, PENANUSANTARA.ID – Lagi dan lagi, Bondowoso kembali dilanda hujan deras dan angin puting beliung. Kali ini melanda Empat (4) Desa sekaligus. Adapun Desa yang terdampak di antara yakni Desa Suling wetan, Desa Batu salang, Desa Batu Ampar dan Desa Bajuran Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso. Minggu (26/11/2023).

Menurut informasi, hujan diperkirakan terjadi mulai pukul 14.15 wib. Sekira pukul 15.20 wib hujan semakin deras dengan disertai angin puting beliung, yang mengakibatkan 15 unit rumah warga mengalami kerusakan. Pukul 16.30 wib, hujan dan tiupan angin telah berhenti keadaan cuaca normal kembali.

Kapten Inf Surakno selaku Danramil 0822/16 Cermee membenarkan bahwa di Desa binaannya telah dilanda hujan deras disertai angin puting beliung.

” Memang benar telah terjadi hujan deras disertai angin di Empat Desa diantaranya:
1. Desa Suling Wetan 9 (Sembilan) unit ruma rusak ringan
ditafsir kerugian Rp 20.000.000,-
2. Desa Batu Salang 4 (Empat) unit rumah rusak ringan ditafsir kerugian Rp 15.000.00,-
3. Desa Batu Ampar 1 (Satu) unit rumah rusak berat ditafsir kerugian mencapai Rp 15.000.000,-
4. Desa Bajuran 1 (Satu) rumah rusak berat ditafsir kerugian Rp 17.500.000,-
jadi total kerugian ditafsir keseluruhan sekitar kurang lebih 67.500.000 “, ujar Danramil 0822/16 Cermee

Kapten Inf Surakno pun menyampaikan langkah awal tindak lanjut penanganan pasca bencana hujan deras disertai angin puting adalah koordinasi bersama Muspika Cermee untuk melakukan assesment dan evakuasi

” Langkah dan upaya awal bersama Forpimka, Babinsa, Babinkamtibmas, BPBD & Perangkat Desa/Kecamatan mendatangi TKP. Dan bersama warga setempat membantu membersihkan reruntuhan puing-puing yang rusak, serta melaksanakan pendataan terhadap rumah dan bangunan yang terdampak”, tuturnya

Ia juga menambahkan, “Perlunya aparat dan instansi terkait memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang cuaca yang ektrim. Dan menghimbau masyarakat untuk tetap waspada pada pohon atau dahan yang sudah lapuk agar cepat dipotong, serta mewaspadai kontruksi rumah yang mudah rusak”, tutupnya. (Rudi)