Berita

Desa Kebangsaan Kabupaten Situbondo Menerima Penghargaan ADWI 2023

×

Desa Kebangsaan Kabupaten Situbondo Menerima Penghargaan ADWI 2023

Sebarkan artikel ini
Desa Kebangsaan Kabupaten Situbondo
Desa Kebangsaan Kabupaten Situbondo

SITUBONDO – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A., pada hari Jumat, 11 Agustus 2023 kemarin, melakukan kunjungan resmi ke Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Sebuah Desa yang memiliki predikat sebagai Desa Kebangsaan. Sabtu, 12 Agustus 2023.

Kunjungan Menparekraf kali ini sekaligus menyerahkan penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dan menetapkan Desa yang berada di ujung paling timur wilayah Kabupaten Situbondo itu sebagai salah satu nominator 75 Desa Wisata Terbaik se-Indonesia.

Suguhan Tari Saronen sebagai simbol keanekaragaman bangsa, agama, adat dan budaya yang dimiliki oleh Desa Kebangsaan, menyambut kedatangan Pejabat Negara sekaligus pengusaha nasional bertaraf internasional itu.

ADWI 2023 adalah ajang pemberian penghargaan kepada desa wisata yang memenuhi kriteria penilaian Kemenparekraf dan Baparekraf yang diharapkan dapat menggerakkan perekonomian Indonesia serta menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia secara global.

Kedepannya bisa mengangkat desa-desa di Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia, serta berdaya saing global dan berkelanjutan serta dapat menjadi icon daya tarik pariwisata Indonesia, meningkatkan perekonomian desa itu sendiri, sekaligus menstimulasi kolaborasi antar unsur pentahelix (akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media) demi kemajuan desa keseluruhan.

Berbagai rundown kegiatan Menparekraf, di antaranya adalah dialog interaktif dan sesi tanya jawab dengan warga yang hadir, lalu dilanjutkan dengan kunjungan ke lapak produk UMKM lokal dan kemudian Menparekraf menandatangani Piagam Penghargaan ADWI 2023.

Sebagai catatan, Desa Kebangsaan memiliki beberapa produk, fitur dan atraksi wisata, di antaranya adalah budi daya jamur tiram, kerajinan Batik Ecoprint, berbagai produk olahan susu dan Udheng (penutup kepala tradisional) serta produk-produk kuliner, antara lain kopi rempah, nasi sodu, ikan bakar, madu baluran dan bolu gadung.

Paket Memancing, Paket Snorkeling, Paket Happy dan Privat Camp, Paket Privat Trip, Paket Pengamatan Kehidupan Liar, Paket Wild Life fotografi dan videografi serta Paket Edukasi Berbasis Sumber Daya Alam Dan Keanekaragaman Hayati berdasarkan kearifan lokal menjadi fitur unggulan yang dimiliki oleh Desa Kebangsaan.

Selain itu, berbagai atraksi budaya juga menjadi andalan sebagai daya tarik wisata, di antaranya adalah Festival UMKM, Festival Seni Dan Budaya, Tradisi Petik Laut, Tradisi Sedekah Bumi, Tradisi Siram Dawet, Tradisi Tumpeng Sewu Dan Bersih Desa serta ritual budaya masyarakat lainnya.

Berbagai macam kekayaan adat dan budaya yang disuguhkan oleh Desa Kebangsaan itu tadi ditunjang oleh tersedianya beberapa fasilitas penginapan dan homestay yang dikelola oleh warga setempat untuk mengakomodasi kebutuhan para wisatawan yang datang berkunjung.

“Saya dengar di desa ini terdapat pemeluk agama yang berbeda-beda. Tapi sangat rukun menjaga toleransi,” ujar Sandiaga Uno.

Menurutnya, keberagaman di Desa Wonorejo patut diapresiasi sebagai tempat wisata. Sebab dengan demikian akan menjadi teladan bagi wisatawan dan desa-desa lainnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga berharap agar Desa Kebangsaan bisa menjadi tauladan sebagai keberagaman, serta memiliki daya tarik bidang sosial.

Selepas mengikuti berbagai rangkaian acara Menteri memberikan hadiah berupa satu set komputer beserta printer untuk memenuhi permintaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Indah Lestari. (*/)