Berita

Jeritan Hati Korban Minta Keadilan Kepada Pihak Berwenang

×

Jeritan Hati Korban Minta Keadilan Kepada Pihak Berwenang

Sebarkan artikel ini

JEMBER – Pihak keluarga memasang papan nama hak kepemilikan di lahan kebun kopi yang berlokasi di Dusun Pakel Desa Suco Pangepok Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember, lahan tersebut sudah di miliki oleh orang tua korban sejak 50 tahun yang lalu, Rabu (05/06/24).

Korban H.ABD AZIS alias H.Nasrul (60 tahun) selaku ahli waris serta kepemilikan lahan, menyampaikan di hadapan awak media bahwasannya tanah tersebut milik ibu kandung beliau (alm) Hj, Siti Fatimah sampai saat ini, oleh beliau di wariskan kepada anaknya yang bernama Halimatus Sa’diah dan sudah di lengkapi dokumen resmi dalam bentuk sertifikat yang di keluarkan oleh BPN(Badan pertanahan nasional) kabupaten jember pungkasnya.

Di hadapan media pun beliau menyampaikan, beberapa bulan ada yang meng claim, saudara ST bahwa lahan tersebut miliknya dan tidak punya dokumen kepemilikan, beliau tersebut dulu selaku pekerjanya H.Nazrul, bahkan sudah di lakukan laporan di Polres Jember, dan sudah selesai, namun ketika akan di laksanakan kegiatan di lokasi tersebut oleh pihak korban, tiba-tiba ada lagi yang meng claim, Pak sise (50 thn) dan menciptakan tidak kondusif lingkungan bahkan waktu itu sempat hadir kepala desa, babinkamtibmas serta babinsa namun tidak membuahkan hasil, bahkan pihak desa justru diduga mendiskrimasi korban dan memihak kepada pelaku patut di duga ada apa.

Bahkan sempat korban di katakan dah mati (alm) dan di keluarkan surat kematian dari desa sekitar 5 tahun yang lalu, sempat soal tersebut sampai ke kantor kecamatan jelbuk, namun pihak kecamatan hanya diam dan tidak menanggapi) sungguh biadanya).

Dari keterangan saksi warga lingkungan dusun pakel pak kip (50)tahun yang sejak lama tinggal disana, menyampaikan jika tanah tersebut milik ibu (alm)H.siti fatimah orang tua dari H.NASRUL
Dengan menyebut dan menyatakan sumpah (demi alloh) itu milik beliau.

Trending :
Polres Situbondo Membantu Proses Distribusi Bantuan Air Bersih di Desa Plalangan

Dengan sangat memohon korban, kepada pihak berwenang, khususnya bupati, gubernur, presiden bahkan kementrian ATR/BPN (agraria tata ruang , badan pertanahan nasional) mohon untuk keadilannya yang tertuang pada azaz negara sila ke 5 pancasila (keadilan bagi seluruh rakyat indonesia)
lelah rasanya dengan perbuatan oknum-oknum tersebut apa lagi mengingat kondisi fisik korban H.NZ yang tidak bisa berjalan (lumpuh). (Red)

Berita

MALANG – Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Anton Yuliantoro, S.I.P., M.Tr.(Han)., melaksanakan kunjungan ke Universitas Brawijaya Malang, didampingi para Asisten Kasdivif…