Berita

Keluarga Korban Diduga Di Intimidasi Oleh Keluarga Pelaku dan Oknum kepala Kampung

×

Keluarga Korban Diduga Di Intimidasi Oleh Keluarga Pelaku dan Oknum kepala Kampung

Sebarkan artikel ini

JEMBER – Sungguh tidak bermoral dan tidak patut di contoh seorang oknum pejabat pemerintah desa selaku rukun warga (RW) inisial IM di Dusun Pakel Desa Suco Pangepok Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember meniduri istri saudara SN yang notabene warganya sendiri.

Bertepatan hari sabtu yang lalu, saudara SN sedang keluar rumah untuk mengais rezeki menafkahi keluarga bersama adik serta iparnya, Pada siang hari saudara IM mendatangi kediaman korban, yang sedang berada di rumah istri dari saudara SN bersama ponakannya yang berusia 5 tahun, di dalan rumah tersebut pelaku melakukan hubungan badan tepatnya di kamar atau tempat tidur saudari SB dan perbuatan tersebut di saksikan oleh ponakannya sendiri, dengan mata berkaca-kaca sertà wajah di selimuti amarah menjelaskan di hadapan awak media atas perbuatan pelaku oknum RW tersebut, Bahkan pelaku ini sudah berulang kali melakukan perbuatan tersebut ke warga yang lain, “terangnya

Bahkan orang tua korban di intimidasi oleh keluarga pelaku, saudari LI sepupu dari pelaku menghubungi sauadara H. LF dan kepala kampungnya saudara DK (mon beddeh sappah beih jek temuin, mon ettemuin edenddeh 16 juta) menggunkan bahasa madura.

“Jika siapa pun yang datang jangan di temui, jika di temui akan di denda 16 juta”
semua perbuatan bejad pelaku di tutupi dan di lindungi oleh keluarga dan oknum perangkat desa.

Sampai saat ini Pelaku masih berkeliaran seperti orang yang sudah kebal hukum dan tidak merasa berdosa serta dari beberapa kali perbuatan tersebut slalu selesai di tingkat desa, sedangkan pelaku sudah melakukan kejahatan murni, melakukan tindakan asusila serta merusak rumah tangga orang, Minggu (12/05/24).

Serta di hadapan awak media saudari SB meledak-meledak menyampaikan isi hatinya yang penuh kesedihan
Karena saya orang desa pak, dan keterbatasan wawasan serta ketidak beranian yang melakukan pelaporan ke pihak aparat pelaksana hukum.
(Tem/Red)