Berita

Kisah Seorang Wanita Muda Asal Bondowoso Nikat Jadi TKW ke Malaysia, Ini Keterangannya

×

Kisah Seorang Wanita Muda Asal Bondowoso Nikat Jadi TKW ke Malaysia, Ini Keterangannya

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO – Yuli Anggraini Seorang wanita asal Bondowoso yang terbilang Masih sangat muda di usia 27 tahun sudah mempunyai seorang anak laki laki berusia 4 bulan ia meninggalkan anaknya yang bernama Brian Nugraha, Keinginan wanita ini ingin merubah nasib sampai kerja di luar negeri tapi tuhan berkata lain Allah lebih sayang sama ananda Brian Allah telah memanggilnya yang mana masih berusia 4 bulan ibunda Brian hanya bisa mangis akan kehilangan seorang anak laki lakinya.

Yuli mengatakan sama awak media liwat via whatsapp, Trauma yang mendalam setelah beberapa bulan kemudian sang suami diduga selingkuh sedangkan di waktu itu belum sampai 1 tahun anaknya meninggal Dan disaat itu trauma saya semakin mendalam saya sudah merasa di tipu dan di hianati perjuangan selama 2 tahun 5 bulan berusaha memenuhi kebutuhan suami itu terbuang sia sia, “terang

Kenpa saya yang berjuang di sini sendiri demi anak dan kluarga mereka tega mempermainkan saya. Tapi saya tidak ada demdam sama keluarga mereka Dengan modal nekad saya pulang untuk ziarah ke makam anak saya dan ceraikan suami saya Setelah beberapa saat kemudian Alhamdulillah dapet bos baik bisa pulang, “tuturnya

Dan saya di omongin sama orang orang tega sekli ninggalin anak masih kecil, hellow ibu ibu dari awal saya hamil terus lahiran sampai anak meninggal dan 100 harinya itu full biaya dari saya sama ibu kandung saya. Masyaallah orang yang hanya bisa menyalakan saya.

Di tanggal 26 saya mengajukan surat cerai Alhamdulillah lancar tidak ada kendala disini sekarang saya sudah resmi bercerai Dan saya nekad kembali jadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) lagi demi anak pertama, Dari perjalanan hidup saya yang dialami Alhamdulillah Allah memberi jalan terbaik buat saya, “pungkasnya

Pesan saya buat para TKW Indonesia

Sehat-sehat kalian di negara orang, jangan pernah lemah menjadi seorang wanita kita harus kuat demi masa depan keluarga, “tutupnya. (Red)