Puisi dan Syair

Malam yang Menyentuh Jiwa

×

Malam yang Menyentuh Jiwa

Sebarkan artikel ini
Malam yang Menyentuh Jiwa
Malam yang Menyentuh Jiwa (pixabay)
Dalam gelapnya malam yang sunyi,
berdesir rindu menyelinap dalam dada.
Bijak manusia ini, merenungi diri,
menyiramkan hujan rindu pada bulan purnama.

Takbir gemericik ketika malam tiba,
menyambut lentera bintang yang bersuka.
Hatiku terbelenggu dalam kesunyian,
terpaku pada pesona malam yang misterius.

Di deru angin malam, kukenang kenangan,
yang terbisikan dalam sepi yang membisu.
Kerlip lampu jalan menceritakan kisah,
tentang rindu yang menggapai garis cahaya.

Dalam kelamnya malam, datang keheningan.
Tiada kata yang mampu terucap dengan jingga.
Namun, dalam senyap yang menggema,
tercipta puisi dalam butiran kegelapan.

Malam, pelukanmu menyembuhkan lara,
menawar kepedihan hati yang terdalam.
Dalam ketiadaan cahaya, gairah menyala,
melebur dalam puisi malam yang merdu.

Terikat dalam pesona malam yang abadi,
kupejamkan mata sejenak, kukenalinya.
Berkisahlah, malam, dengan mudahmu,
biarkan puisi ini menyelinap dalam jiwa.

(*/Red)