Berita

Peduli Kekebalan Anak, Babinsa Koramil Tegalampel Sukseskan Sub PIN Polio

×

Peduli Kekebalan Anak, Babinsa Koramil Tegalampel Sukseskan Sub PIN Polio

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO – Polio adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini disebut juga dengan poliomyelitis (poliomielitis).

Virus polio dapat menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan kerusakan pada sistem saraf motorik. Kondisi ini dapat mengakibatkan kelumpuhan pada otot, baik yang bersifat sementara maupun permanen.

Pada kasus yang lebih berat, polio dapat memengaruhi kemampuan bernapas dan menelan pada anak.

Babinsa Koramil 0822/03 Tegalampel Serka Andri bersama Bhabinkamtibmas mendampingi tenaga kesehatan dari Puskesmas Tegalampel melaksanakan kegiatan Sub Pekan Imunisasi Nasional (SubPIN) POLIO di SDN Karanganyar Kecamatan Tegalampel Kabupaten Bondowoso, Jatim, Selasa (16/01/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan kasus KLB Polio di wilayah, dengan memberikan vaksin Polio kepada anak usia 0-59 bulan. Babinsa Desa Karanganyar, Perangkat Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan Puskesmas secara bersama-sama turut mendampingi proses pemberian vaksin untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan kegiatan imunisasi.

Sub PIN Polio di Wilayah Kec. Tegalampel dilakukan atau dijadwalkan secara bergilir di Posyandu ataupun di balaidesa oleh tim petugas kesehatan dari Dinkes P2KB, maupun Puskesmas Tegalampel Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak di wilayah tersebut mendapatkan perlindungan melalui vaksin Polio.

Serka Andri menyatakan, “Kami sangat berkomitmen untuk mendukung kegiatan Imunisasi Nasional ini guna melindungi generasi muda dari ancaman penyakit. Melalui sinergi antara TNI aparat terkait dan tenaga kesehatan, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam memastikan keberhasilan program imunisasi di wilayah ini.”

Dengan adanya kegiatan Sub Pekan Imunisasi Nasional Polio ini, diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi di wilayah Kecamatan Tegalampel khususnya dan Kabupaten Bondowoso, sehingga masyarakat dapat lebih terlindungi dari penyakit Polio. Selain itu juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mendukung program imunisasi secara menyeluruh. (Rudi)