Berita

Peran Aktif Babinsa dalam Pembersihan Lahan Jagung di Desa Maskuning Wetan

×

Peran Aktif Babinsa dalam Pembersihan Lahan Jagung di Desa Maskuning Wetan

Sebarkan artikel ini

 

BONDOWOSO – Babinsa Serda Alamudin Koramil 0822/09 Pujer terus menunjukkan perannya yang aktif dalam mendukung kegiatan pertanian di wilayahnya. Pada hari Sabtu pagi, Serda Alamudin turut serta dalam pendampingan pembersihan rumput lahan jagung milik Bapak Busairi di Dusun Jurang Dalem, Desa Maskuning Wetan, Sabtu (04/05/24).

Dalam kegiatan tersebut, Serda Alamudin memberikan pendampingan dan bantuan kepada petani setempat dalam membersihkan rumput di lahan jagung seluas 600 meter persegi. Lahan jagung tersebut merupakan milik Bapak Busairi, warga Dusun Jurang Dalem, Rt 16 Rw 04, Desa Maskuning Wetan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso.

“Pendampingan dari Babinsa Serda Alamudin sangat membantu kami dalam membersihkan lahan jagung. Dengan bantuan dan arahannya, pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien,” ungkap Bapak Busairi, pemilik lahan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian seperti ini bukanlah hal yang baru. Sebelumnya, Serda Alamudin juga aktif dalam memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada petani setempat dalam berbagai kegiatan pertanian, mulai dari persiapan lahan hingga panen.

“Peran Babinsa sangat penting bagi kami para petani. Mereka tidak hanya membantu dalam hal keamanan, tetapi juga memberikan bimbingan dan dukungan dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkap salah seorang petani lainnya.

Dengan semangat dan kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan pertanian di wilayahnya, Babinsa Serda Alamudin terus menjadi contoh bagi para prajurit TNI di seluruh Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dukungan dan kerjasama antara TNI dan petani lokal menjadi kunci utama dalam mencapai kesejahteraan dan ketahanan pangan bagi masyarakat desa.

Pendampingan yang dilakukan oleh Serda Alamudin Koramil 0822/09 Pujer dalam pembersihan lahan jagung ini tidak hanya memperlihatkan kepedulian TNI terhadap petani, tetapi juga menunjukkan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan di tingkat lokal. (Tim)