Berita

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Karanglo, Tiga Warung Ludes Terbakar

×

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Karanglo, Tiga Warung Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini

MALANG – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, masih intensif melakukan penyelidikan terkait kebakaran yang melanda tiga buah warung di Jalan Raya Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Senin (23/1/2024). Kejadian yang terjadi malam hari itu menimbulkan kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat setempat.

Kasihumas Polres Malang, Ipda Muhammad Adnan, mengungkapkan bahwa kebakaran itu terjadi di bangunan warung milik Adi Pitono (27), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Senin (22/1/2024) malam. Kebakaran kemudian merembet ke warung milik Maya Istiwomah (20), asal Kecamatan Blimbing, dan warung milik Ajib Kholili (28), asal Kecamatan karangoloso yang posisinya berdempetan.

Tiga warung yang menjadi korban amukan api tersebut adalah warung makan, warung kopi, dan sebuah usaha makanan. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali muncul dari warung yang milik Adi yang berjuakan soto sekitar pukul 21.40 WIB.

Kemudian, kobaran api tersebut cepat membesar, membuat pemilik warung dan warga sekitar panik dan berupaya keras untuk memadamkan api yang menjalar dengan cepat.

“Api diketahui muncul dari salah satu warung sekitar pukul 21.40 WIB, api kemudian merembet ke warung sebelahnya. Total ada tiga bangunan yang terbakar,” kata Ipda Adnan saat dikonfirmasi di Polres Malang, Selasa (23/1).

Kasihumas menambahkan, Polsek Singosari yang mendapat laporan segera merespons dengan menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan menuju ke tempat kejadian untuk mengamankan lokasi.

Sedikitnya dua mobil pemadam kebakaran milik PT Bentoel dan satu unit mobil pemadam dari Pemkab Malang dikerahkan untuk mengatasi kebakaran tersebut. Sementara itu turun ke jalan melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah pengendara mendekati area kebakaran.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB, arus lalu lintas berangsur normal,” imbuhnya.

Ipda Adnan menyebut, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dari kebakaran yang merugikan pemilik warung dan mengancam keselamatan warga sekitar.

“Masih penyelidikan, petugas sudah turun melakukan olah TKP. Kita akan memastikan apakah ini disebabkan oleh korsleting listrik, kelalaian, atau ada faktor lain yang mungkin menjadi penyebab kebakaran ini,” pungkasnya. (hms/dwi)