Berita

Tugu Batasi Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Kuningan, Jadi Tempat Favorit Ngabuburit

×

Tugu Batasi Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Kuningan, Jadi Tempat Favorit Ngabuburit

Sebarkan artikel ini

CIAMIS JAWA BARAT – Kabupaten Ciamis tak hanya memiliki alun – alun yang keren dan mempesona serta kaya akan aneka kuliner yang mengunggah selera, namun juga banyak tempat asyik untuk ngabuburit atau sekadar nongkrong. Menunggu waktu berbuka puasa di ujung Utara Kabupaten Ciamis ini tentu menjadi pengalaman yang berbeda bagi siapapun.

Untuk dapat merasakan pengalaman itu, anda dapat mengunjungi Tugu Batas Kabupaten Ciamis Utara yang ada di Desa Sadapaingan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis. Tugu itu ini menjadi salah satu simbol memasuki wilayah Kabupaten Ciamis bagian Utara dari arah Kabupaten Kuningan dan Majalengka Jawa Barat.

Kawasan tugu batas tersebut biasa dijadikan tempat nongkrong bagi kaum muda dan juga komunitas. Selain itu juga bisa dijadikan rest area bagi para pengendara yang melintasi menuju jalur Pantai Pangandaran atau Bandara Kerta Jati.

Selain menawarkan taman yang indah dan lalu lalang kendaraan, ketika menjelang sore terdapat pula puluhan pedagang yang berjejer menawarkan berbagai pilihan menu untuk buka puasa.

Seperti jajanan tradisional, aneka minuman, buah segar, aneka sayur dan lauk, serta produk-produk UMKM Kecamatan Panawangan. Dijual dengan harga terjangkau, tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Sehingga kawasan tugu batas kabupaten ini selalu ramai dikunjungi orang-orang yang berburu takjil ataupun sekedar ngabuburit.

Pengunjungnya tidak hanya dari warga Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis saja namun juga dari Cikijing, Kabupaten Kuningan. Fitriani, warga Cikijing, Kabupaten Kuningan, mengungkapkan bahwa ia sengaja datang ke tempat itu untuk berburu takjil. Sembari menunggu waktu berbuka puasa, ia bersama teman – temanya yang masih ABG untuk bermain di kawasan tugu.

“Tempatnya enak buat santai, pedagangnya juga banyak jadi bisa milih menunya, jajannya juga macem-macem. Apalagi disini ada arena untuk nongkrong disini,” ungkapnya kepada Kabar Priangan. Sementara itu, Deden Hidayat warga setempat, mengungkapkan tugu batas yang sangat monumental ini adalah lambang kebesaran Kabupaten Ciamis dan sebagai pintu gerbang ke pusat Kabupaten Ciamis dari sebelah utara.

Namun, saat ini kondisi bagian atas bangunan tugu ada beberapa yang mengalami kerusakan akibat angin kencang. ” Maka dari itu dibutuhkan segera perbaikan, serta jika rencana Rest Area yang sempet digaungkan tempoe dulu, saya sebagai salah satu warga Desa Sadapaingan sangat mendukung dengan terealisasinya rencana pembangunan rest area tersebut, ” ungkapnya.

Memang beberapa tahun sempat terhambat proses, kata dia, tapi di tahun 2024 ini saya sempet dengar dari pihak Pemdes Desa Sadapaingan telah memproses pengajuannya, di bantu dari pihak kecamatan. Mudah mudahan bisa benar – benar di beri jalan kelancaran untuk mewujudkan pembangunan Rest Area tersebut.

Sementara disebutkan Wiwin, salah seorang pedagang jajanan warga setempat bahwa di kawasan tugu batas ini selalu ramai dikunjungi warga untuk ngabuburit. Sehingga ia bersama teman-temannya sengaja menjajakan produk mereka sekaligus mengenalkan kepada masyarakat. “Disini ramai terus apalagi kalau semakin sore semakin ramai, jadi kami memang sengaja berjualan disini,” katanya.

Jadi bagi masyarakat Kabupaten Ciamis yang ingin menikmati ngabuburit dengan pengalaman yang berbeda, tugu batas kabupaten ini bisa menjadi salah satu destinasi ngabuburit yang patut dicoba. (Nur)