Berita

Warga Desa Solor Bondowoso, Diduga Kecewa Mendapatkan Bantuan Pangan Setelah Ramai Di Pemberitaan

×

Warga Desa Solor Bondowoso, Diduga Kecewa Mendapatkan Bantuan Pangan Setelah Ramai Di Pemberitaan

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO – Nisap Warga Dusun Kepek RT 02 dan Suhrawi Dusun Kepek RT 04 Desa Solor Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso. Sangat kecewa dengan kinerja pemerintah desa tidak mentaati aturan atau undangan-undang yang sudah ditetapkan oleh pemerintah kami warga masyarakat kecil memang tidak tahu aturan dan perundang-undangan akan tetapi jangan selalu diperbodoh dan dipermainkan karena disisi lain masih ada atau masih banyak yang akan membantu kami juga kami juga akan siap untuk mengadu kepada siapapun itu, Rabu (27/03/24).

Usai peluncuran resmi oleh Penjabat Desa Solor, Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah seharusnya disalurkan kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Namun, kekecewaan muncul ketika Suhrawi warga KPM di Dusun Kepek, Desa Solor diundang untuk menerima bantuan 10 kilogram beras, namun beras tersebut tidak ada di lumbung Desa Solor.

Dalam pengaduannya kepada Media Penanusantara.id, Suhrawi menyatakan kekecewaannya karena waktu itu undangan sudah saya dititipkan sama Abrori Kepala Desa Solor. Setelah saya menemui Kepala Desa ternyata kades mengatakan bahwa undangannya hilang, “terangnya

Lanjut Suhrawi, Mengatakan bahwa kalau saya waktu itu mendapatkan bantuan atau pangan berupa beras 10 kg, yang hak saya seharusnya diserhakan kepada dan saya tidak akan menceritakan kepada wartawan tersebut karena saya ini betul-betul orang tidak mampu dan bodoh malah dipermainkan.

“Kami warga yang tidak tahu apa-apa sudah cukup diperbodoh dan diam, mulai saat ini kami tidak akan tinggal diam sebagai warga yang taat aturan dan taat hukum karean sudah cukup kami diam begitu saja, “tuturnya Suhrawi

Warga tersebut menyoroti bahwa kejadian ini tidak hanya menimbulkan kekecewaan pribadi, tetapi juga menambah kesulitan bagi warga yang sudah menghadapi kesulitan ekonomi.

Dan kemaren lusa, saya waktu kerja ternyata ada salah satu perangkat desa yang mengantarkan bantuan beras tersebut kerumah dan kebetulan dirumah cuma ada anak saya, apakah itu tidak membuat warga lebih curiga dengan adanya beras yang katanya pak kampong Yan kalau beras tidak diterima sudah dikembalikan kembali ke perum bulog. Ini yang membuat kami bertanya-tanya dan juga lebih membuat curiga atas kinerja pemerintah desa solor, “pungkasnya

Disisi lain kami menghubungi Abrori Kepala Desa Solor dan kepala dusun yan lewat via Whatsapp akan tetapi sama sekali tidak ada respon dan tidak menjawab whatsapp kami. (Rudi)